My Life...begins with my Journey

my Life...my Journey..my History.. as a Human Being...i'm not a Perfectionist.. every step I have made has Defined who I am..

My Sponsor

Terasa cepat sungguh masa berlalu…nampak sangat kita yang dok sibuk mengejar waktu…sesungguhnya aku tiba-tiba teringat 5 perkara sebelum 5 perkara…
  • Sihat sebelum sakit…
  • Muda sebelum tua….
  • Kaya sebelum miskin….
  • Lapang sebelum sempit…
  • Hidup sebelum mati…
Terlintas di benak fikiran ku ini adakah aku telah mempergunakan kesempatan yang ada dengan sebaik yang mungkin..aduhhh aku sendiri tidak dapat memastikannya…sedaya upaya aku cuba mengingatinya…sebaliknya jawapan yang ku temui adalah aku gagal mempergunakan masa atau kesempatan yang ada sebaik mungkin…sebab itu aku terasa cepat nya masa berlalu…berlalu begitu sahaja..tanpa ada sebarang pengisian…hari berganti hari…manusia mudah alpa…manusia mudah lupa…di mana bumi di pijak di situ langit di junjung..di setiap kesempatan yang datang ada yang gagal dalam perlaksanaan…
Kenapa secara tiba-tiba shaja hal yang sedemikian rupa bermain di benak fkiran ku…ermmm ianya berpunca dari imbauan aku terhadap anak bujang kesayanganku…muhammad irfan yang hadir di kala aku redha dengan dugaan Yang Maha Esa….terjaga aku dari lena yang panjang bila aku cuba menghimpun gambar-gambar irfan dari usianya 2 hari hinggalah setahun…cepat bukan…sedangkan aku terasa aku masih lagi barada di dalam mimpi-mimpi indah…sedarlah…bangkitlah…setahun berlalu…aku sibuk dengan urusan duniawi….


So korang jom kita bersama-sama menghayati lirik yang terkandung dalam lagu Raihan - Demi Masa
Demi masa sesungguhnya manusia kerugian
Melainkan yang beriman dan beramal sholeh
Demi masa sesungguhnya manusia kerugian
Melainkan nasehat kepada kebenaran dan kesabaran
a a a.....
Gunakan kesempatan yang masih diberi moga kita takkan menyesal
Masa usia kita jangan disiakan kerna ia takkan kembali
Ingat lima perkara sebelum lima perkara
Sihat sebelum sakit
Muda sebelum tua
Kaya sebelum miskin
Lapang sebelum sempit
Hidup sebelum mati
(Ingat lima perkara sebelum lima perkara)
(Ingat lima perkara sebelum lima perkara)
Demi masa sesungguhnya manusia kerugian
Melainkan yang beriman dan beramal sholeh
Gunakan kesempatan yang masih diberi moga kita takkan menyesal
Masa usia kita jangan disiakan kerna ia takkan kembali
Ingat lima perkara sebelum lima perkara
Sihat sebelum sakit
Muda sebelum tua
Kaya sebelum miskin
Lapang sebelum sempit
Hidup sebelum mati
(Ingat lima perkara sebelum lima perkara)
(sihat sebelum sakit)
Muda sebelum tua
Kaya sebelum miskin
Lapang sebelum sempit
(Ingat lima perkara) Hidup sebelum mati
(sebelum lima perkara) Sihat sebelum sakit
(Ingat lima perkara sebelum lima perkara) Muda sebelum tua
(Ingat lima perkara) Kaya sebelum miskin
(sebelum lima perkara) Lapang sebelum sempit
(Ingat lima perkara sebelum lima perkara) Hidup sebelum mati
(Ingat lima perkara sebelum lima perkara) Hidup sebelum mati
(Ingat lima perkara sebelum lima perkara)

Last week on Saturday nite dengan keizinan suami tercinta aku joint adik beradik aku g wat lawatan malam minggu ke I City Shah Alam…walalala…hati berbunga-bunga tak sabar nak pergi tengok lampu-lampu yang meriah itu…sampai di tol Sg Rasau aku tengok jalan menuju ke I City dah mula nampak kereta berderetan nak menuju ke situ. Aduhhhh malas la plak kalau dah ramai sangat ni..sure bersesak..uikss tak kuasa aku..

so kitorang plan tak payah pergi..tapi entah macamana abg aku masih lagi drive menuju kea rah I City..hehehe p dia tak ikut laluan hadapan..dia ikut laluan yang terus menuju ke lot parking…yeeeeeaaaaa…dapat jugak aku jejaki ke I City…cantik nya tak terkata….irfan pun siap berpusing keliling tengok lampu2 tu semua…heheehe thanx a lot to suami ku kerana memberi keizinan kepada ku untuk menikmati kecantikan pemandangan di situ…:D




Esok seluruh umat islam akan menyambut Maulidur Rasul. Maulidur Rasul adalah hari bersejarah keputeraan Nabi Muhammad. Hari ini jatuh pada hari ke-12 bulan Rabiul Awal sempena kelahiran Nabi yang jatuh pada pada hari Khamis 12 Rabiul Awal Tahun Gajah bersamaan dengan 23 April 571. Baginda adalah nabi terakhir yang diutus oleh Allah Subhanahu Wataala. Setiap tahun pada hari itu, umat Islam di seluruh dunia akan mengadakan majlis memperingati keputeraan Nabi Muhammad s.a.w dengan mengadakan beberapa acara seperti perarakan, ceramah dan sebagainya. So mari la kita sama-sama menghayati hari yang bersejarah ini.





pernah dengar tak pasal facts and fictions tentang CD ni...fisa pun baru jer baca...so kalau la ader orang yang mengkondem pasal CD nie jom kita cantas jawapan mereka dengan fakta yang di berikan...kalau nak details lagi g kat web nie yer...;)




1. Myth #1 - Cloth Diapers Are Expensive

· It is estimated that using disposable diapers can cost you between two and three thousand ringgit or it could be more per child, from birth to potty training. That is an astounding amount of money to spend on what is essentially garbage. Cloth diapers, however, are much cheaper in the long run, even if the initial investment is more. Assuming that you will not be sewing your own diapers, it is entirely possible to cloth diaper a child for 3 years for under RM1,000.00. These diapers will likely last for one or more subsequent children as well. Do the math…the numbers don’t lie.

2. Myth #2 - Cloth Diapers Smell
· Cloth diapers do not smell any more then a disposable diaper does. The smell that emanates from a cloth diaper thrown in a diaper pail can not be more offensive then a soiled disposable diaper thrown in a garbage can. Innovative new diaper pails and odor controlling accoutrements in a variety of sweet smelling fragrances have eliminated this problem entirely. Odors are also held at bay by using a dry pail method for storing soiled diapers so that the diapers are not left to sit in stagnant and possibly malodorous water. With these new advances, there are no reasons why cloth diapers need to "smell".

3. Myth #3 - Cloth Diapers Are Hard to Care For
· Many cloth diapering parents have adopted a dry pail method of storage. This means that they simply remove a soiled diaper, dispose of any solid waste by dumping it in the toilet, and then toss the diaper in a diaper pail until laundry day. While some cloth diaper users may still rinse diapers in a toilet or sink before putting them in the pail, or even soak them in a wet pail before laundering, these methods are not necessary. A no rinse, dry pail method has been proven to be just as effective.
· Using cloth diapers will usually only mean another 1-3 loads of laundry a week. This should not represent a significant difference in workload on laundry days. Putting cloth diapers outside on a line to dry will not only alleviate some of this work, but it will also help conserve energy and “sun” out any stains that washing did not get rid of. All things considered, it is no more difficult to clean cloth diapers then it is to clean any other clothing types.

4. Myth #4 - Cloth Diapers Are Not Sanitary
· Cloth diapers need to be clean, plain and simple. They do not need to be absolutely sterile. Most adults probably do not find it necessary to sterilize their underpants, so laundering cloth diapers should be sufficient to ensure that they are clean and ready for use. Diapers should be washed with hot water and then dried in a dryer or on the line outside. Both of these drying mechanisms, providing either heat from the dryer or heat from the sun, will actually help to sterilize the diapers and kill any lingering bacteria that may be present. They should be sufficiently clean and acceptable to diaper your baby with.

5. Myth #5 - Washing Cloth Diapers Wastes Electricity and Water
· This argument is truly baffling. Washing cloth diapers does require water and energy usage. However, advancing technology in washing machines and dryers has helped tremendously to keep the energy and water usage to a minimum. Even if you are washing cloth diapers with the oldest and most archaic washing and drying machines, the water and energy output in washing a few loads of diapers a week is infinitesimal compared to the energy wasted on disposable diapers.
· Just consider the energy and fossil fuels used to cut down and transport thousands of trees to make the paper pulp used in a disposable diaper, not to mention the devastation this causes to our national forests. Water and energy are then used to create this paper pulp and bleach it. Even more energy is used to make the outer plastic shells and then assemble the diaper. These diapers are then packaged in plastic wrappings and put in cardboard boxes, which also had to be specially made for transporting these diapers. It doesn’t end there, however; these diapers are then transported from the factory all over the country and all over the world using trains, trucks, and cargo planes, so that they can be delivered to the stores that sell them to the public. No doubt, more energy is wasted by the consumer who must drive to and from these stores to make their purchase. To make matters worse, these consumers use these diapers and throw them away, essentially throwing their money in the garbage as well. The garbage must then be transported to a landfill using even more energy and fuel. This energy consumption is never ending. Cloth diaper users reduce, reuse, and recycle. Can any disposable diaper users claim that?

6. Myth #6 - Cloth Diapers Leak
·
Cloth diapers today come in many different styles, and are made with a wondrous array of fabric and absorbency levels. Even parents of children who are very heavy wetters are sure to find a diaper that works for them if they search hard enough. Parents must consider though, that disposable diapers are made with chemicals that allow them to be super absorbent and act as a high-volume portable toilet. Yes, disposable diapers may hold in more urine, but is that really a good thing? The holding capacity of disposable diapers seems to be breeding laziness and unrealistic expectations in many parents. We should not be lulled into the thinking that a diaper should last through several urinations before it is changed, simply because it is inconvenient to change diapers every 2-3 hours or less. When a diaper is soiled or wet it needs to be changed ... end of story. If diapers are changed immediately after they become soiled or wet, then leaks are rarely a problem.




Wang adalah faktor penting yang perlu diambilkira semasa memilih sistem bagi menggunakan lampin kain. Penggunaan lampin pakai buang merupakan kos berterusan dan sangat mahal apabila dicongak balik, lebih-lebih lagi bagi keluarga yang mempunyai lebih dari seorang anak kecil yang memakai lampin. Penjimatan kos dengan menggunakan lampin kain dapat dilihat dalam perbandingan di bawah:


  • Kos bagi lampin pakai buang (DD)

Anak anda menggunakan 7 lampin pakai-buang sehari pada kos RM0.60 setiap satu
RM0.60 X 7 = RM4.20 sehari
RM4.20 X 365 hari = RM1,533 setahun
RM1533 X 3 = RM4,599 untuk 3 tahun


  • Kos menggunakan lampin kain (CD)

Anda perlukan sekurang-kurangnya 12 helai, jika anda ingin mencucinya setiap hari:
Sehelai lampin : RM42 (paling murah tuk 1 insert)
Beli 12 helai : 12 X RM 42 = RM504
Beli 24 helai : 24 X RM42 = RM1,008
- lebih banyak lampin, lebih tahan lama kerana lambat lusuh
- Kos kekal sepanjang 3 tahun
- boleh menggunakan lampin yang sama sekiranya ingin menambah keluarga.


  • Penjimatan untuk 3 tahun

Kain lampin pakai buang (DD) RM 4,599
Kain lampin (CD) RM 1,008
Penjimatan RM 3,591

renung-renungkan lah yer para sahabat...uhukkss stok CD irfan perlu di tambah...nak cari sponsor laaa...;D

weeehooo ari ni puisi ku tak berapa nak menjadi...hahaha tak leh nak apply kalau bercerita tentang methodology nie...so kena wat pin point...nie method bagaimana fisa menguruskan CD irfan...


  • Kalau irfan poo poo so CD dia sure laa ada najiskan, buangkan dahulu ke lubang tandas dengan pancuran air paip dan bilas dengan air sebelum dimasukkan ke mesin basuh. Najis yang melekat pada 'microfleece' ini sangat mudah ditanggalkan terutama bagi ibu-ibu yang menyusukan bayi macam irfan punya poo poo memang mudah jer nak tanggalkan...warna lom hitam or cokelat lagi...stil kekuning-kuningan...hehehe kecuali makan carrot sure ader lagi saki baki carrot tu...(siap detail poo poo lagi tu)
  • untuk CD yang terkena air kencing hanya letak kan CD yang kotor ke dalam bakul baju kotor irfan
  • anda boleh mempunyai 2 bekas p c irfan ada 1 bakul baju kotor jer...klau yang terkena poo poo tu fisa masukkan dalam baldi kecik then cuci tangan jer...

1. dry = diapers yang kena air kencing sahaja

2. wet = diapers yang kena najis

  • kumpulkan CD kotor sehingga ‘hari membasuh’ anda (2-3 hari sekali) dan masukkan kesemua CD tersebut ke dalam washing machine..p sekiranya stok CD anda masih lagi belom mencukupi d nasihatkan basuh la selang 1 hari...
  • sebaiknya letak CD anda didalam laundry bag untuk menjaga jahitan CD anda
  • Sekiranya CD tidak sempat dibasuh terus, tinggalkan saja di dalam baldi kering tanpa perlu direndam dan boleh dibasuh kemudian.
oooopsss ader lupa lak nak bagitau tips penjagaan tambahan yang lain...hehehe here we go...;)
  • Sebelum dibasuh, keluarkan 'insert' dari CD. Sekiranya tidak ada najis, bilas dan boleh terus dibasuh dengan tangan (berus tidak digalakkan terutama berus sabut) atau dimasukkan ke dalam mesin basuh seperti biasa tetapi seelok-eloknya dimasukkan ke dalam jaring kain (laundry net) supaya CD lebih tahan lama. Seperti tadi, kurangkan sukatan sabun (1/4 daripada sukatan biasa).
  • sekiranya bayi anda membuang air besar warna kuning najis agak susah ditanggalkan dengan sekali cucian machine. Apa yang perlua anda buat, adalah letakkan cecair sabun pinggan mangkuk seperti sunlight di insert dan buat ’soak mode’ selama 8 hours insya Allah kesan kuning semua tertanggal
  • elakkan penggunaan softener kerana ianya akan meninggalkan ‘lapisan’ wangian pada CD anda yang boleh mengurangkan daya serapan
  • Cloth Diaper perlu diprewash sekurang2nya 3 kali sebelum menggunakannya. Ini adalah untuk memastikan penyerapan yang lebih baik disamping menyingkirkan residue yang tertinggal semasa manufacturing process
  • Diingatkan utk tidak menggunakan sabun berpeluntur kerana ianya akan melunturkan warna pocket pants CD anda dan boleh merosakkan CD/'insert'
  • Bagi 'insert', sekiranya sudah lama digunakan dan nampak kekuningan, JANGAN gunakan clorox untuk memutihkanya. Boleh diperahkan limau nipis pada 'insert' yang basah dan ditinggalkan seketika sebelum dibasuh. Ataupun boleh dicampurkan sedikit bikabonat soda semasa membasuh kemudian dibilas dengan air yang dicampurkan dengan sedikit cuka Jangan risau, kekuningan ini juga boleh hilang apabila dijemur ditengah panas matahari atau pun setelah 'insert' dibasuh berulang kali.
oh bukan setakat iut sahaja tau...ade lagi ni tips yang perlu kita tau pasal pengurusan CD nie...;)
· JANGAN dibuat pada CD kerana cuka boleh merosakkan PUL (material sebelah luar CD) yang boleh mengakibatkan kebocoran.
· Sebulan atau seminggu sekali, lakukan 'stripping' iaitu dengan membersihkan bahagian dalam dan luar 'microfleece' dengan sabun basuh pinggan yang elok kuasa tanggal minyaknya contohnya 'Sunlight', kemudian dibilas bersih-bersih supaya 'microfleece' dapat berfungsi dengan baik.
· Biasanya apabila CD sudah lama digunakan dan nampak seperti 'microfleece' kurang menyerap dan air kencing keluar mengikut tepi CD, maknanya 'stripping' perlu dilakukan untuk mengeluarkan kekotoran halus atau mendapan sabun yang mungkin terperangkap pada 'microfleece'.
· Insert dan pocket juga boleh di jemur dalam suhu bilik atau di bawah panas matahari


Aku terima panggilan dari client tersayang…
Beliau bertanyakan perkhabaran…
bertanyakan Report Kewangan..

Aku telah d arahkan untuk menyelidik…
Tetapi aku d layan bagaikan aku yang kena selidik…
Isk hati aku mula terusik…
Dengan kenyataan dari mulut yg tak bersisik…

Nak ku marah bukan amalan ku…
Nak ku biarkan hati bagaikan semalu…
Bukan tidak ku terangkan dulu…
Tetapi die ni hanya wat tak tahu…

Last meeting telah ku confirmkan…
Apa yang perlu ku selidik kan…
Atas factor pengesahan yang di lakukan…
Aku telah inform methodology yg ku lakukan…

Last meeting telah d persetujui…
Kenapa sekarang cakap nya lain sekali…
Kelewatan aku bukan salah diri sendiri…
Tetapi aku kena selidik dari tahun 2000 lagi…

Payahnya aku nak bg penerangan…
professional engineer di beri gelaran…
Bukan salah aku dia tak faham kewangan…
Sila lah amik kursus perniagaan…

Dia ni memang tak nak mengalah…
Method aku d katakana salah…
Klau method aku salah…
Kenapa tak wat sendiri je lah…

Cash vs profit ader perbezaan…
Itu pun die salah tafsiran…
Boleh pulak die betulkan…
Cash vs profit ada persamaan…

Pening pening kepala ku pusing..
Geram geram mata naik juling…
Akaun dia memang tak balancing…
Jgn kata aku tak tau accounting…

Pelik tapi benar kejadian ini..
Die puji bekas accountant dia lagi..
Sah2 management account salah lagi…
Dia kata Auditor salah sendiri…

Alhamdulillah aku bukan Auditor dia…
Aku hanya External Accountant dia…
Sah2 bukan aku yg wat salah punya…
Aku hanya mengkaji di mana salahnya…

Dulu – dulu aku dh resign…
Die merayu-rayu ingin kan…
Jangan lah marah atas kelewatan…
Die sendiri tau factor kengkangan…

Aku dh nekad malas nak layan…
Pada orang yg tak hargai bantuan…
Jangan ko ingat aku nak layan…
Segala kerenah ko yang memenatkan…






Kesibukan bekerja seharian…
Membataskan aku membuat coretan…
Bukan bermakna aku melupakan…
Hanya masa tidak mengizinkan…

Kini aku mula berjinak2 dengan dunia percukaian…
Selepas hampir 10 tahun dengan dunia perakaunan…
Aku terpaksa menimba pengalaman…
Sebelum aku bergelar ejen percukaian…

Buah cempedak di luar pagar…
Ambil galah tolong jolokkan…
Aku budak baru belajar…
Tentang ilmu percukaian…

Aku menggali sambil membuat imbasan...
Aku pernah pelajari ilmu percukaian…
Bukan salah kekurangan ingatan…
Cuma aku tidak pernah praktikkan…

Tanpa applikasi ilmu yang di pelajari…
Lama kelamaan ianya hilang tanpa seri…
Cabaran ini harus ku atasi…
Sebagai menyahut cabaran diri…

Langkah pertama ku aturkan…
Dengan mencetak semua ketetapan…
habis cetakkan ku makin juling…
bile mentelaah public rulling…

Public Rulling banyak informasi nya…
Income Tax Act menjadi kamus utama…
Kefahaman tentang konsep dan peraturannya…
Insya Allah aku boleh menjayakannya…

Class tax sudah ku hadiri…
Di ajar oleh abang ku sendiri…
Dengan pengalaman beliau sendiri…
Alhamdulillah aku mula memahami..

Segala persediaan telah ku aturkan…
Sebelum aku terjah dunia percukaian…
Hanya praktikal belom sempat ku laksanakan…
Akibat aku terlalu sayangkan dunia perakaunan…

Insya Allah kalau masa mengizinkan…
Akan ku kongsi ilmu percukaian....
Ilmu di kongsi manfaat d cari…
Untuk sahabat yang sentiasa di hati…





Aku dapat berita dari seorang sahabat ….
Yang beliau telah di tahan d wad…
Bukan atas sebab kecederaan…
Tetapi atas sebab bakal melahirkan…

Melalui Facebook semua menerima makluman…
Pukul 10 lebih 6 cm ukuran bukaan…
Terlampau bz dengan kerja seharian…
Aku alpa bertanya kan perkhabaran…

Selepas kerja ketika di dalam perjalanan…
Tiba-tiba nama sahabat ku terlintas d fikiran…
Melalui sms ku layangkan…
Pertanyaan tentang perkhabaran…

Untuk di jadikan cerita hiburan…
Saat aku menghantar pertanyaan…
Sahabat aku menghantar perkhabaran…
Apakah ianya suratan atau kebetulan..

Aku di maklumkan jam 5.53 petang saat kelahiran…
Alhamdulillah segalanya telah di selesaikan..
Baby boy telah selamat di lahirkan…
Pastinya di sambut dengan kesyukuran…

Welcome to new world!!!

To Aini…
congrats beb atas kelahiran baby boy…
Insya Allah jika ada kelapangan …
Lawatan muhibbah akan ku laksanakan
Selamat berpantang…
Selamat berbreastfeeding…
Selamat semuanya…:D






aku berada di awangan..
harap jangan salah tafsiran..
tajuk ini ku gunakan..
sebagai luahan perasaan..

aku memendam rasa...
aku memerlukan masa..
aku mengejar waktu seketika..
aku mencari ilham seketika..

tanggung jawab bertambah..
amanah bercambah...

FB ku tinggal kan...
blog ku rindukan...
RH tempat persinggahan..
tempat luahan perasaan..

aduhhh aku memendam rasa...
untuk luahkan rasa..
aku dalam kerinduan..
jejak gagal ku tinggalkan...

sahabat, kawan dan kenalan...
dah lama ku tinggalkan...
lawatan blog tidak kesampaian...
masa tidak mengizinkan...

aku memohon kemaafan..
akan ku cuba cari kan..
masa untuk berkunjungan..
ke blog rakan & kenalan...





agak-agak la kan bilakah masa yang paling sesuai untuk kita berbincang dari hati ke hati dengan suami kita ya...almost 5 years kahwin ni aku masih lagi mencari-cari masa yang sesuai untuk aku berbincang...tips ni aku copy dari web kesayangan ku Ratuhati...tips ni d tulis oleh Pak Utih...

Macam2 strategi yang dilakukan untuk meluahkan hati ke hati kepada suami masing-masing. Ada yang berjaya ada yang masih mencuba. Ada yang mengatakan ikut mood suami. Yang ini jawapan yang paling selamat. Tetapi bilakah mood suami ini baik?

Ini pandangan saya.. mungkin tak sama untuk semua suami, mungkin 80% aje.

1. Selepas tuuut ! (bersama eh.. istilah anda) Biasanya suami akan tertidur berdengkur kerana tindakan hormon oxytocin (selepas pancut) campur dengan testosterone menyebabkan suami mengantuk (negatif). Sebaliknya bagi isteri, anda melepaskan juga oxytocin semasa climax dan bercampur dgn progestrone (hormon wanita) anda bertambah segar (positif). Itu sebab anda boleh multi orgasms (banyak kali capai climax). Bagi suami "tulin", dia puas terus berdengkur lena. Oleh itu nak bincang hati ke hati selepas tuuut.. memang tak sesuai.

2. Sebelum bersama boleh diajak berbincang tetapi pastikan isu perbincangan yang anda bawa itu sesuatu yang positif yang memujinya, yang menaikkan semangat kejantanannya, yang meninggikan lagi rasa berahinya pada anda. Sebaliknya kalau isu itu menyebabkan dia terpaksa berfikir panjang, menyusahkan mindanya memikirkan salah siapa.. kesilapan siapa.. ini akan meruntuhkan "rangsangaanya'.. Dan dia akan cepat2 memotong perbualan untuk cepat2 selesaikan " tuuut' nya sendiri.

3. Semasa tengok tv memang semua setuju amat tidak sesuai sebab minda lelaki akan fokus kepada tv, dia lupa dunia lain.

4. Semasa dia sedang memandu memang sesuai. Orang lelaki mudah menggunakan otaknya apabila anggota lainnya juga sedang bergerak. Seperti tangannya memegang steering kereta, kakinya menekan pedal minyak dan mata fokus ke jalanan menyebabkan darahnya sentiasa aktif utk berfikir. Waktu ini jika anda mulakan perbincangan hati ke hati dgn memulakan tajuk yang ringan2 dahulu. Insya Allah suami boleh dibawa berbincang. Tapi kalau ada orang call hp dia, anda kena diam, sebab dia tak mahu bising kalau sedang menjawab telefon. Juga dia sedang sesat jalan, jangan sibuk nak luahkan hati ke hati.. minda dia nak fokus mencari jalan keluar. Nanti dia mengamuk pula. Anda pula yang ambil hati kembali.

5. Semasa dia pulang dari kerja, semasa dia letih atau segar.. memang boleh sebenarnya.. cumanya anda mesti mulakan dengan senyuman, sambut dia dgn kucupan selamat pulang, sediakan minuman kegemarannya dan tolong angkat beg atau barang yang dia bawa itu. Tanyalah soalan begini, "Banyak kerja ke tadi bang? Ada berita baik ke di pejabat tu?".. Kemudian anda "elert" kan dia yang anda ingin sampaikan sesuatu dari hati ke hati dan minta dia beritahu masa yang dia bersedia boleh mendengar. Kalau dia dah ready..then katakan padanya, " Saya nak abg dengar aje dulu luahan hati saya ini, abg tak perlu respon atau selesaikannya,, just dengar aje bang.. 10 minit je. boleh bang?. Saya yakin suami anda boleh dengar hati ke hati.

Ingat ya, pastikan anda puji dia dulu, hormati dia sebagai suami yang inginkan isterinya bahagia. Dan anda bersedia menerima dia seadanya.

Selamat mencuba

wassalam
Pak Utih
ermmm aku rasa dapat la idea sikit dari tips yang Pak Utih bagi ni...harap tips ni boleh d jadikan panduan untuk aku & sahabat-sahabat ku yang lain...waktu yang paling tak sesuai & sesuai untuk perbincangan...gud luck beb...;)